cara membangun merek, merk brand bisnis online untuk pemula dari awal

8 Cara Terbaik untuk Membangun Merek Bisnis Online dari Awal

Diposting pada 11 views

Apakah Kamu berencana membuat merek untuk bisnis kecil secara online? Jika YA, berikut adalah 8 cara terbaik untuk membangun merek bisnis online Kamu dari awal.

 

Merek adalah aset tak berwujud yang tidak dapat dipegang atau diberikan kepada orang lain.

Namun, merek yang dapat sudah dikenal dan disukai orang adalah salah satu aset terbesar yang dimiliki perusahaan. Ini karena merek merupakan sebuah ide, kepercayaan pada suatu produk, pendirian kredibilitas dan penciptaan pasar.

 

Apa itu identitas merek?

 

Branding adalah cara suatu bisnis dipersepsikan oleh Kamu, tim, dan pelanggan terutama ketika mereka berinteraksi dengan bisnis yang dijalankan.

Merek Kamu adalah identitas Kamu. Itulah alasan mengapa orang akan lebih memilih merek kamu daripada orang lain.

Merek adalah apa yang akan membuat pelanggan bersedia untuk merogoh dompet mereka dan membayar untuk apa yang bisnis kamu tawarkan.

Untuk membuat merek, Kamu harus fokus dan harus memiliki pesan yang jelas yang beresonansi berkesan terhadap orang-orang.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Neilson’s Global New Product Innovation, ditemukan bahwa 59 persen pelanggan akan lebih memilih untuk mencari produk baru dari merek yang sudah familiar bagi mereka daripada merek yang belum dikenal.

Membangun merek dari awal untuk bisnis atau produk bukanlah proses yang mudah.

Kamu akan bersaing dengan bisnis yang lebih besar dan lebih mapan yang telah memiliki banyak pelanggan dan lebih banyak dana.

Membangun merek tidak hanya menghasilkan nama, logo yang dirancang dengan baik, slogan, dan penargetan iklan.

 

Pentingnya Menciptakan identitas Brand untuk Bisnis Kamu

Menciptakan merek sangat penting untuk setiap bisnis dan oleh karena itu setiap pengusaha harus menghabiskan waktu, energi dan sumber daya untuk merek bisnisnya karena;

  1. Merek Kamu membuat Kamu unik dan membedakan Kamu dari pesaing.
  2. Merek meningkatkan popularitas bisnis sehingga membuatnya mudah dikenali.
    Merek yang baik membantu menghasilkan referensi, artinya orang biasanya ingin memberi tahu teman mereka tentang produk yang telah mereka gunakan dan disukai.
  3. Strategi merek yang jelas memberi staf arah bisnis yang benar.
  4. Merek membantu Kamu terhubung dengan pelanggan di tingkat sentimental dan emosional
  5. Merek bisnis yang kuat akan selalu diingat di benak pelanggan

Jadi, bagaimana cara kamu membangun merek?

Kamu harus membangunnya dengan tetap selaras dengan pesan inti yang menjadi tujuan bisnis.

 

8 Cara Terbaik untuk Membangun Merek Bisnis Online

 

1. Fokus

 

Membangun merek tidak harus menjadi proses yang sangat sulit.

Yang harus dilakukan adalah melakukan semua hal yang benar dalam membangun merek dan kemudian terus menjalankannya.

Kamu harus mengkomunikasikan keyakinan inti kepada pelanggan Kamu.

Keyakinan inti adalah pesan inti tentang bisnis Kamu.

Baca Juga : 7 Langkah Melisensikan Penemuan ke Perusahaan Supaya Untung

Jika Kamu mengeluarkan pesan, itu akan menarik pelanggan yang ingin tahu lebih banyak tentang bisnis Kamu.

Ini juga termasuk memiliki mitra dan staf yang selaras dengan bisnis Kamu.

Kamu perlu memiliki mitra dan staf yang percaya pada merek Kamu dan bersedia bekerja sama dengan Kamu untuk mencapai tujuan dalam menyebarkan pesan Kamu.

 

2. Konsistensi

 

Pastikan bahwa pesan Kamu selalu sama. Setiap kali Kamu berusaha  meningkatkan merek Kamu, Kamu harus memastikan bahwa pesan yang disampaikan kepada pelanggan potensial Kamu sejalan dengan pesan inti Kamu sebelumnya.

Setiap kali Kamu membuat produk baru, produk Kamu harus memperkuat pesan inti Kamu. Hal yang sama berlaku dengan mitra atau staf yang mungkin berafiliasi dengan bisnis Kamu.

 

3. Tentukan Audiens

 

Supaya bisnis dapat membangun mereknya, ia harus menentukan siapa yang ingin di fokuskan dalam upaya brandingnya, (yaitu audiens target).

Jadilah spesifik dan cobalah untuk mencari tahu secara spesifik detail dan gaya hidup pelanggan Kamu sehingga Kamu dapat menyesuaikan misi dan pesan Kamu.

Jika audiens target Kamu adalah remaja, mahasiswa yang belajar di luar negeri di sekolah asing atau ibu lajang yang bekerja dari rumah, upaya dan pesan Kamu untuk mereka harus disesuaikan hingga ke tingkat yang akan mereka pahami, dan terima.

 

4. Tentukan Pesan Inti

 

Untuk menciptakan merek yang dipercaya audiens target Kamu, Kamu perlu mengetahui pengetahuan inti dan keyakinan yang dimiliki bisnis Kamu.

Pesan inti bisnis harus ditangkap dalam pernyataan misinya dan mendefinisikan apa bisnis itu dan mengapa bisnis itu ada dan akan memengaruhi setiap aspek lain dalam upaya membangun merek Kamu.

Baca Juga : 10 Alasan Mengapa Keterampilan Business Writing Penting

Pesan inti Kamu harus tercermin dalam semua aspek bisnis, dan merek Kamu termasuk dalam slogan, pesan, kepribadian, dan suara.

 

5. Teliti Tentang Pesaing

 

Kamu harus meneliti tentang merek lain yang serupa dengan merek Kamu, tetapi Kamu tidak boleh menyalin persis apa yang mereka miliki.

Kamu harus berusaha untuk menjadi unik dan dengan demikian membiarkan pelanggan potensial Kamu melihat alasan mengapa mereka harus memilih merek kamu daripada pesaing Kamu.

Meneliti pesaing Kamu juga akan membantu Kamu mengetahui apa yang telah dilakukan pesaing itu benar atau salah sehingga Kamu dapat memaksimalkan yang benar dan membuang yang salah dalam upaya branding mereka.

Kamu juga harus membaca ulasan pelanggan mereka, mencari tahu tentang kualitas layanan yang mereka tawarkan dan juga mencoba mencari tahu apakah mereka konsisten dalam pesan inti mereka yang mereka posting di berbagai saluran mereka.

 

6. Deskripsikan Kelebihan yang Membuat Merek Kamu Menonjol

 

Meskipun akan selalu ada merek yang lebih besar yang memiliki lebih banyak staf dan anggaran daripada Kamu, Kamu masih harus mencari tahu apa yang membedakan bisnis Kamu dengan mereka untuk membangun merek.

Bisa jadi itu keterjangkauan, kemudahan penggunaan atau bahkan upaya layanan pelanggan Kamu.

Ini akan memberi audiens target Kamu alasan untuk memilih produk bisnis kamu.

 

7. Pilih Nama Bisnis

 

Ada pepatah yang mengatakan tidak peduli apa sebutan mawar, aroma manisnya tetap sama, namun jika produk seperti Nike memiliki nama yang berbeda, tidak terbayangkan seperti apa jadinya.

Meskipun membangun sebuah merek lebih dari sekadar memiliki nama, Kamu harus sadar bahwa nama bisnis Kamu adalah salah satu hal pertama yang diperhatikan oleh calon pelanggan. Dan kesan pertama itu sangat penting.

Nama bisnis Kamu akan menginformasikan logo yang Kamu desain untuk bisnis Kamu, domain Kamu dan pendaftaran merek dagang Kamu.

Nama bisnis harus unik dan mudah diingat. Juga tidak boleh terlalu spesifik karena Kamu mungkin perlu memperluas bisnis Kamu ke bidang lain yang sebelumnya tidak Kamu pikirkan.

Kamu dapat menggunakan layanan freelancer untuk membantu Kamu membuat nama merek atau Kamu dapat membuat nama sendiri dengan menggunakan pendekatan berikut:

  1. Pilih nama dengan makna yang mencerminkan bisnis Kamu seperti, The Cheesecake Factory
  2. Ciptakan nama seperti cerita Pepsi
  3. Buat kata dengan mencampur dua kata yang seperti Wajah dan buku untuk menghasilkan Facebook
  4. Menggunakan inisial nama yang lebih panjang seperti CNN (Cable News Network)
  5. Mengubah ejaan kata dengan menambahkan atau menghapus huruf dari ejaannya.

Saat memilih nama, lebih baik mencari nama yang dengan domain yang masih tersedia daripada yang sudah diambil.

 

8. Buat Logo, Slogan, atau Tagline

 

Terlepas dari nama bisnis Kamu, logo bisnis, slogan, atau tagline adalah alat yang sangat penting dalam kampanye branding.

Hal itu memiliki kemampuan untuk membuat merek menonjol dari keramaian atau dianggap membosankan dan tidak menarik.

Logo dan slogan Kamu akan muncul pada semua yang terkait dengan bisnis Kamu, baik itu kepala surat atau kartu bisnis Kamu dan bahkan akan berfungsi untuk mewakili bisnis Kamu ketika telah menjadi merek yang mapan dan populer.

Karena elemen-elemen ini akan selalu berfungsi sebagai pengingat visual bisnis Kamu, maka buatlah logo dan slogan yang epik bahkan jika itu berarti menghabiskan waktu atau uang Kamu untuk mencapainya.

Kamu dapat menyewa freelancer atau desainer profesional untuk membantu Kamu membuat elemen-elemen ini.

 

Ketika merekrut staf, pastikan bahwa tujuan mereka sejalan dengan apa yang diperjuangkan perusahaan Kamu sehingga mereka dapat secara efektif mewakili bisnis terlepas dari mana mereka berasal.

Selain itu, Kamu perlu mendorong pelanggan setia Kamu untuk mengirim ulasan tentang pengalaman mereka dengan produk kamu dan juga memintanya untuk merekomendasikannya kepada orang lain.

 

Kesimpulan

 

kampanye branding yang efektif dapat membantu mengubah bisnis kecil yang tidak dikenal menjadi kekuatan yang diperhitungkan.

Membangun dan mempertahankan merek adalah proses yang berkelanjutan.

Sebuah merek akan terus tumbuh dan berkembang saat Kamu mengeksposnya ke lebih banyak pelanggan dan mendapatkan umpan balik tentang bagaimana berkomunikasi lebih efektif dengan mereka.

Kamu tidak dapat benar-benar memiliki kendali 100 persen atas cara orang memandang bisnis kamu, tetapi Kamu harus selalu berusaha untuk menciptakan kesan pertama terbaik untuk calon pelanggan Kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *