apa pengertian investasi

Pengertian Investasi dan 3 Alasan mengapa perlu Investasi

Diposting pada 46 views

Apa itu investasi? Mengapa kamu harus menginvestasikan uang hasil jerih payah kamu? Lalu kenapa harus mengambil risiko sebagai investor ketika kamu dapat menyimpan uang dengan aman di bank? Oke, disini saya hanya bisa menyarankan kamu untuk membaca terus kelanjutannya agar menemukan jawaban yang kamu cari.

Kata investasi adalah subjek yang membingungkan. Faktanya, kebanyakan orang berpikir mereka tahu apa itu investasi, tetapi kenyataannya mereka tidak tahu yang sebenarnya.

Berinvestasi memiliki arti yang berbeda-beda bagi setiap orang, dan kebenaran yang sulit diterima adalah bahwa kebanyakan orang yang berpikir mereka adalah investor ternyata bukanlah investor; mereka hanya menduga-duga, atau bisa dibilang hanyalah pemain judi. Ngeri, kan? Jadi apa sih ivestasi itu?

Jika kamu amat sangat penasaran tentang apa sebenarnya yang dimaksud dengan hal tersebut, maka dalam artikel ini kamu akan menemukan arti yang sebenarnya.

Apa itu investasi?

Ada beberapa definisi dari kata “berinvestasi”, diantaranya adalah:

1. Investasi adalah menempatkan uang kamu untuk kamu.
2. Investasi adalah cara membuat uang kamu tumbuh atau dihargai untuk tujuan keuangan jangka panjang.
3. Investasi adalah penggunaan uang secara proaktif untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Jika Kamu mencari kata dalam kamus Oxford, investasi didefinisikan sebagai berikut:

“Proses membeli properti, saham di perusahaan, dll dengan harapan mendapat untung.”
Kebanyakan pemula yang berinvestasi melihat investasi sebagai tindakan memasukkan uang ke dalam sistem untuk pengembalian investasi.

Beberapa orang lainnya melihat ini sebagai proses menempatkan uang dan dijadikan pekerjaan, sementara yang lain melihatnya sebagai proses membeli dan menjual saham, real estate atau produk investasi lainnya.

Tetapi dari semua definisi investasi diatas, yang menurut saya cocok dan masuk akal adalah definisi yang diberikan Robert Kiyosaki. Sederhananya adalah seperti ini:

“Berinvestasi adalah proses atau rencana keuangan tentang bagaimana untuk berpindah dari satu tingkat keuangan ke tingkat lainnya.” – Robert Kiyosaki

Satu fakta tentang kata investasi adalah bahwa itu memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda pula. Pengusaha yang membangun bisnis juga sedang berinvestasi.

Baca Juga : Cara berinvestasi Pemula

Seorang individu yang membeli saham, real estate atau reksa dana juga sedang berinvestasi. Seorang pria yang memiliki keluarga besar juga dikatakan sedang berinvestasi; dan seorang individu yang menghadiri seminar, lokakarya atau bahkan menghadiri kuliah juga berinvestasi.

Jadi dalam arti sebenarnya, berinvestasi adalah apa yang kamu inginkan.

Mengapa berinvestasi itu penting? Mengapa Kamu Harus Berinvestasi?

Investasi telah menjadi semakin penting selama bertahun-tahun, karena masa depan dari manfaat jaminan sosial menjadi tidak diketahui.

Orang ingin memastikan masa depan mereka dan mereka tahu bahwa jika mereka bergantung pada tunjangan Jaminan Sosial, dan dalam beberapa kasus rencana pensiun, mereka mungkin saja bisa berada dalam situasi yang sulit ketika mereka tidak lagi memiliki kemampuan untuk mendapatkan penghasilan tetap. dengan berinvestasi adalah jawaban dari semua itu.

Kamu mungkin telah menyimpan uang dalam rekening tabungan yang berbunga rendah selama bertahun-tahun. Sekarang, kamu ingin melihat uang itu bertambah lebih cepat.

Baca Juga : Investasi Bitcoin Supaya Profit 

Mungkin juga kamu mewarisi uang atau mendapatkan beberapa rejeki nomplok lainnya, dan kamu perlu cara untuk membuat uang itu bertambah. Sekali lagi, berinvestasi adalah jawabannya.

Mengapa Orang Menginvestasikan Uang

Terlepas dari apa yang kamu investasikan, atau dengan apa kamu berinvestasi; orang pada dasarnya karena tiga alasan yaitu:

• Agar aman
• Agar nyaman
• Untuk menjadi kaya

Pertanyaannya sekarang adalah: Dimanakah kamu bisa berinvestasi hal-hal di atas? Jawabannya akan ada pada topik di hari lain.

Sekarang kembali ke masalah di lapangan. Berinvestasi juga merupakan cara untuk mencapai hal-hal yang kamu inginkan, seperti rumah baru, pendidikan tinggi untuk anak-anak kamu, atau ‘mainan mahal’.

Tentu saja, tujuan finansial kamu akan menentukan jenis investasi apa yang kamu lakukan.

Jika kamu ingin atau perlu menghasilkan banyak uang dengan cepat, kamu mungkin akan lebih tertarik pada investasi berisiko tinggi; yang akan memberi kamu pengembalian yang lebih besar dalam waktu yang lebih singkat.

Jika kamu menabung untuk sesuatu yang jauh di masa depan seperti pensiun, kamu mungkin memilih melakukan investasi yang lebih aman dalam periode waktu yang lebih lama.

Tujuan keseluruhan dari investasi adalah untuk menciptakan kekayaan dan keamanan, selama periode waktu tertentu.

Hal penting untuk diingat bahwa kamu tidak akan selalu dapat memperoleh penghasilan; terutama ketika kamu pensiun.
Kamu juga tidak dapat mengharapkan sistem jaminan sosial untuk melakukan apa yang kamu harapkan. Jadi, sekali lagi, berinvestasi adalah kunci untuk mengasuransikan masa depan finansial kamu sendiri, syaratnya adalah kamu harus melakukan investasi yang cerdas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *